Proses pembuatan mie

01
Menguleni mi
Tuang tepung ke dalam mangkuk pengaduk, tambahkan air es dan garam, biarkan tepung menyerap jumlah air dan garam yang sesuai, sehingga gluten dapat terbentuk secara efektif. Setelah tercampur rata, adonan akan berbentuk butiran kecil yang terpisah. Penambahan air es bertujuan untuk memastikan tepung tidak terlalu panas selama proses pencampuran, sehingga tidak merusak gluten pada adonan. Teknisi profesional akan melakukan penilaian profesional untuk memastikan adonan mencapai kondisi pencampuran yang optimal.
02
Penuaan
Setelah tepung dicampur dan dibentuk menjadi bola-bola adonan kecil, adonan perlu didiamkan di atas piringan, yang disebut pematangan, agar adonan mencapai perkembangan gluten yang sempurna.


03
kompleks
Setelah tidur nyenyak yang cukup, adonan mulai berubah menjadi lembaran.
04
penggulungan
Untuk membuat mi yang lezat, perusahaan telah memperkenalkan mesin pembuat mi otomatis terbaru, menggunakan proses penggilingan khusus dan berbagai teknik penggilingan. Melalui penggilingan berulang, kelembapan dan gluten terbentuk secara sangat merata.


05
Segmentasi
Adonan melewati serangkaian rol, menipiskannya dari tebal menjadi ketebalan yang sesuai, semuanya untuk menciptakan putri mie yang cantik.
06
Ruang berjemur
Untuk memastikan keamanan dan kebersihan mi, perusahaan telah membangun tempat pengeringan khusus untuk menghilangkan risiko kontaminasi dari burung dan serangga, serta memungkinkan mi menyerap sinar matahari sepenuhnya, menjaga aroma gandumnya, sehingga menghasilkan tekstur kenyal dan rasa yang lezat.


07
pengeringan
Dengan menggunakan peralatan pengeringan terbaru dan suhu yang dikendalikan mikrokomputer, metode pengeringan suhu rendah dan lambat memungkinkan mi untuk secara perlahan berubah menjadi mi berkualitas tinggi dalam waktu yang cukup dan lingkungan yang menguntungkan.


